Antara Yahudi dan Jokowi_Basuki

Ini saya tulis sebenarnya bertujuan untuk dijadikan sebuah review dari kegiatan liqo mengenai cara atau kiat-kiat memotivasi diri. Suer, sesungguhnya saya sendiri kurang menikmati liqo dengan tema demikian. Entah lah, menurut saya tema tersebut terlalu ‘biasa’ bagi saya yang kini sudah berkepala 2. liqo kemarin saya ikuti bukan karena materi yang di sampaikannya, tapi karena si saya yang tergolong tak rajin liqo ini, kangen berat dengan teman-teman se-liqo-an, dengan murabi saya yang baik hati, dengan kawanan yang insya Allah solehah itu.

Liqo kemarin pagi itu, sebelum materi di sampaikan dengan penuh kelembutan, murabi saya sedikit menyinggung suatu topik yang masih sangat hangat bagi masyarakat indonesia dan masyarakat jakarta secara khusus. Beliau menyinggung mengenai kemenangan Jokowi-Basuki Gubernur DKI Jakarta yang berhasil mengalah-telakkan pasangan cagub Fauzi Bowo yang beberapa tempo lalu dikecam telah melakukan kampanye berbau rasial.

Murabi saya itu menyebutkan bahwa kemenangan jokowi-basuki itu dilatarbelakangi oleh kekuatan Yahudi. Katanya Jokowi-Basukisama seperti George Washington atau penguasa dunia lainnya yang dilabelkan antek-antek dari Yahudi. ‘pasangan jokowi-basuki itu yahudi, mereka menang karena dibantu oleh kekuatan yahudi yang militan. Jokowi-basuki sengaja dibuat menang karena tujuan mereka nanti adalah menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia’.

Ah, sumpah!! Saya bukanlah orang yang sangat banyak mengerti akan ke-yahudi-an seseorang. Pemahaman saya masih sangat minim untuk bisa menilai seseorang itu Yahudi atau bukan.

Entah ada apa dibalik kemenangan yang gemilang dari pasangan jokowi-basuki ini, saya hanya melihat bahwa mereka adalah pasangan yang hebat secara kualitas dirinya. Tunggu, tunggu.. jangan salah artikan pujian saya sebagai suatu stigma bahwa saya adalah pastisipan mereka. Saya bukan partisipan mereka! Sekali lagi saya bukan pastisipan mereka! Saya hanya masyarakat biasa yang menilai kualitas seseorang pemimpin dari apa yang sudah ia perbuat untuk masyarakatnya.

Siapa yang tak kenal jokowi. Baik saya maupun anda pasti tahu siapa itu jokowi, dan bagimana prestasinya di mata dunia setelah ia membuktikan kualitas dirinya dengan membawa Solo sebagai salah satu kota di Indonesia yang mengalami perkembangan yang bagus.

Yahudi atau bukan, jokowi tetap lah jokowi. Dia lahir di Indonesia, masyarakat Indonesia, dan apa salahnya kita percayakan ibukota padanya? Biarkan ia bekerja tanpa terus dicurigai sebagai antek-antek yahudi. Saya beserta masyarakat ibukota, tentu mengharapkan perbaikan. Dan kini, saya hanya ingin melihat kinerja pemenang tersebut dengan memberikan kepercayaan penuh padanya. Tanpa adanya racun dalam rongga-rongga otak saya yang secara sporadis menyebabkan saya bersikap anti-pati pada kinerja dan kepemimpinannya.

ah, pada apapun yang melatarbelakangi kemenangannya, Semoga ibukota bisa dibenahi. Amin.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s